Pramuka SDIT Insan Utama Borong Juara di Jamran Kasihan 2026: Buah Manis Penerapan Nilai Sako SIT

BANTUL -- Penerapan nilai-nilai keislaman dan kepramukaan yang terpadu dalam bingkai Sako SIT membuahkan hasil membanggakan bagi kontingen SDIT Insan Utama.

Pada ajang Jambore Ranting Kwaran Kasihan yang dihelat pada Sabtu sampai dengan Minggu, 1 sampai 2 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan Dewikasari Kala Ijo, Guwosari, Pajangan, Bantul, kontingen ini sukses menyabet kejuaraan di semua kategori lomba yang diselenggarakan.

Perhelatan yang berlangsung semarak tersebut diikuti oleh 48 regu Pramuka Penggalang tingkat Sekolah Dasar se-Kapanewon Kasihan. Di tengah persaingan ketat, para siswa SDIT Insan Utama tampil percaya diri, santun, dan menampakkan karakter khas Pramuka SIT yang tangguh, mandiri, serta berakhlak mulia.

Rangkaian trofi kemenangan berhasil diboyong pulang, di antaranya Juara III Pentas Seni melalui sajian memukau Tari Kreasi "Wonderful Indonesia", serta predikat Juara Harapan II sebagai Regu Tergiat yang masing-masing diraih oleh regu Penggalang Ramu Putra dan Penggalang Ramu Putri. Capaian ini tak lepas dari gemblengan latihan intensif selama tiga pekan.

Selain mengasah kecakapan teknis seperti Peraturan Baris Berbaris (PBB), yel-yel, pembuatan dragbar, membuat poster, dan memasak kudapan, porsi latihan juga diwarnai dengan penanaman kedisiplinan ibadah, adab kepemimpinan, dan semangat kerja sama.

Konsistensi dan karakter positif SDIT Insan Utama pun mendapat apresiasi khusus dari Ketua Panitia Jamran Kwaran Kasihan, Kak Arif. Ia memuji antusiasme sekolah yang tak pernah absen memeriahkan agenda kepramukaan di tingkat Kapanewon.

"Kami sangat mengapresiasi SDIT Insan Utama yang selalu aktif berpartisipasi dalam setiap kegiatan Pramuka Kwaran Kasihan. Tidak hanya konsisten hadir, kontingen SDIT Insan Utama juga selalu menorehkan prestasi yang luar biasa," ungkap Kak Arif.

Kamabigus SDIT Insan Utama, Kak Dina, menegaskan bahwa prestasi ini merupakan buah dari komitmen sekolah dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pramuka Sako SIT secara holistik.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian ini. Bagi kami di sekolah Islam terpadu, kepramukaan bukan sekadar ajang kompetisi mengejar piala, melainkan sarana tarbiyah (pembentukan karakter) untuk melatih ketakwaan, kemandirian, dan kepedulian sosial anak-anak. Proses panjang yang mereka lalui telah menempa mereka menjadi pribadi yang pantang menyerah, bertanggung jawab, dan terbiasa bekerja sama dalam kebaikan," terang Kak Dina.

Pihak Gugus Depan juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan doa dari para pembina serta orang tua murid. Kebahagiaan mendalam turut dirasakan oleh para anggota di lapangan. Ketua Regu Putri, Rifda, mengaku sangat bersyukur dan bangga bisa menjadi bagian dari kontingen sekolahnya.

"Aku seneng banget dan bangga bisa mewakili SDIT Insan Utama! Selama ikut jambore seru banget, aku bisa dapet banyak temen baru, makin akrab sama temen-temen, terus belajar kompak dan saling bantu pas di perkemahan," tutur Rifda dengan mata berbinar.

Keberhasilan memborong juara di seluruh kategori ini diharapkan semakin mengokohkan semangat para siswa SDIT Insan Utama untuk terus mengamalkan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an dan As-Sunnah dalam kehidupan sehari-hari. (DN)

Previous Post Next Post