Longmarch 10 Kilometer, Pembuktian Ketangguhan Tamu Ambalan SMAIT Ar Raihan Bantul

BANTUL -- Sebanyak 34 peserta Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) SMAIT Ar Raihan Bantul berhasil menuntaskan tantangan longmarch sejauh 10 kilometer sebagai bagian dari rangkaian kegiatan PTA 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026 ini mengambil lokasi perkemahan di Lembah Pereng, Lendah, Kulonprogo, dengan mengusung tema “Gerak Cepat, Tumbuh Hebat, Karakter Unggul.”

PTA 2026 menjadi momentum penting bagi para peserta untuk membuktikan kesiapan mereka menjadi bagian dari Ambalan Sako Pramuka SIT Pangkalan SMAIT Ar Raihan Bantul. Berbeda dari kegiatan sebelumnya, tahun ini para tamu ambalan mendapatkan ujian ketangguhan melalui perjalanan kaki dari lokasi perkemahan menuju sekolah.

Longmarch dimulai pada pukul 16.00 WIB dari Lembah Pereng. Dengan semangat kebersamaan dan pantang menyerah, seluruh peserta menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 10 kilometer dan tiba di SMAIT Ar Raihan Bantul pada pukul 18.00 WIB.

Setibanya di sekolah, 34 peserta disambut dengan penuh semangat dan kebanggaan. Keberhasilan mereka menyelesaikan perjalanan tersebut menjadi bukti bahwa para peserta telah mampu menuntaskan tantangan awal sebagai tamu ambalan dan berhak dikukuhkan sebagai anggota Ambalan Sako Pramuka SIT Pangkalan SMAIT Ar Raihan Bantul, Yogyakarta.

Kepala SMAIT Ar Raihan Bantul menyampaikan bahwa kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan bukan sekadar agenda seremonial untuk menerima anggota baru. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang pembuktian bagi para santri untuk menunjukkan karakter dan ketangguhan mereka dalam menghadapi sebuah tantangan.

“Agenda Tamu Ambalan ini bukan hanya sekadar menerima tamu, tetapi bagaimana para santri mampu menunjukkan ketangguhannya dalam memenuhi tantangan untuk berhak dikukuhkan sebagai anggota ambalan,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan longmarch tersebut juga selaras dengan salah satu dari 10 karakter pribadi Muslim, yaitu Qowwiyyul Jism, yang berarti memiliki kekuatan dan ketangguhan diri.

“Prinsip untuk mencapai salah satu dari 10 karakter pribadi Muslim, yaitu Qowwiyyul Jism, bukan saja memperlihatkan ketangguhan secara jasad, namun juga secara pikiran, untuk tetap teguh dan terus menyelesaikan perjalanan 10 kilometer dari tempat agenda hingga kembali menuju sekolah,” tambahnya.

Melalui perjalanan tersebut, para peserta tidak hanya diuji secara fisik, tetapi juga dituntut untuk memiliki keteguhan mental, semangat, dan tekad untuk menyelesaikan setiap tantangan yang diberikan.

PTA 2026 pun menjadi lebih dari sekadar kegiatan penerimaan anggota baru. Rangkaian kegiatan ini menjadi pengalaman pembentukan karakter bagi para santri agar mampu bergerak cepat dalam menghadapi tantangan, tumbuh menjadi pribadi yang lebih hebat, serta membangun karakter unggul dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan langkah-langkah yang telah mereka tempuh sejauh 10 kilometer, para peserta kini memulai langkah baru sebagai bagian dari Ambalan Sako Pramuka SIT Pangkalan SMAIT Ar Raihan Bantul—membawa semangat “Gerak Cepat, Tumbuh Hebat, Karakter Unggul.”

Muhammad Taufiq Nurrahman
SMAIT Ar Raihan
Previous Post Next Post