YOGYAKARTA – Keselamatan dan kenyamanan puluhan ribu pramuka penggalang menjadi fokus utama dalam perhelatan Jambore Nasional (Jamnas) XII 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta. Menjawab tantangan tersebut, Kak Bani Achmad Sumiyatno Ketua Pimpinan Sako SIT Daerah Istimewa Yogyakarta resmi bertugas sebagai panitia di lini krusial, yaitu Tim Perlindungan Anggota atau Safe from Harm (SFH).
Kebijakan Safe from Harm merupakan standar perlindungan global dari WOSM yang diimplementasikan secara ketat dalam Jamnas kali ini. Kehadiran Kak Bani dalam tim ini bertujuan untuk memastikan seluruh area perkemahan bebas dari segala bentuk perundungan (bullying), kekerasan fisik, verbal, maupun tekanan psikologis.
Sebagai seorang Pembina Pramuka Mahir Penggalang, pembina gugus depan, sekaligus pimpinan sako di tingkat daerah, pengalaman panjang Kak Bani sangat krusial dalam menciptakan ruang yang aman bagi peserta dari berbagai latar belakang budaya.
Tugas perlindungan anggota bukan sekadar menjaga keamanan fisik, melainkan menciptakan lingkungan yang inklusif, sehat, dan bahagia bagi para peserta kita yang sedang belajar di Buperta Cibubur.
Kak Bani bersama tim akan melakukan pengawasan melekat, membuka kanal pengaduan yang aman bagi peserta, serta memberikan edukasi mengenai pentingnya saling menghormati antar-anggota gerakan pramuka. Dengan sistem pengawasan yang terstruktur ini, diharapkan Jamnas XII sukses melahirkan generasi yang tangguh sekaligus berkarakter mulia.
